jack-Axle sinau linux jack-Axle sinau linux jack-Axle sinau linux
Tampilkan postingan dengan label LINUX TUTORIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LINUX TUTORIAL. Tampilkan semua postingan

Jumat, Maret 09, 2012

Cara Install Microsoft Office 2007 di Linux

Pada beberapa orang pertama menggunakan linux mungkin  sedikit bingung,apalagi seperti saya yang sangat awan berlinux ,masalh yang di hadapi mungkin tak jauh beda dengan apa yang saya alami yaitu di  program2 yang sdh populer di ms windows,seperti ms office .sotoshop (Photoshop),coreldraw ,game house,Dll.walaupun di linux sdh ada program yang nggak kalah canggih ,seprti libreOffice,gimp.inkscape, dan play on linux (program untuk menjalankan game " ms windows
Sering saya mendengar aggapan orang LINUX itu susah,mereka cenderung membanding 2kan antara linux dan windows terutama dalam program yang mereka knl dr awal menjalankan komputer,
Disini saya akan mencoba Tips & trick menjalankan program 2 yang sdh populer di ms windows atau menginstall program extensi .exe di linux ,dengan wine
Cara Install Microsoft Office 2007 di Linux

Jumat, Desember 23, 2011

Recovery Data yang TerFormat

Hahaha saya nulis judul aja gak bener yak? Wkwkwkwk. Baiklah saya mau sedikit berbagi mengenai pengalaman saya me-recovery data yang telah terformat. Waktu itu teman saya gak sengaja memformat hard disknya sendiri, biasa permasalahan klasik, pertama kali install linux. Wkwkwkwkw. kebetulan Distro yang dia pakai adalah Ubuntu 9.10 (Sebelumnya sih dia udah pernah make, entah kenapa kok bisa ke format yak :D ). Usut punya usut dia bingung setelah instalasi selesai kok Partisi Hard Disk Window$nya gak ada. Wkwkwkw. Nampaknya dia keburu memilih pilihan use entire disk saat pemilihan partisi di proses instalasi Ubuntu. Aw Aw AW. :D
Okelah kalo begitu (kata Warteg Boyz). Alhamdulillah insiden bisa segera di tangani. Saya menginstruksikan dia untuk tidak mengisi hard ddisk nya tersebut, khawatir file2 yang akan diselamatkan akan corrupt kalo udah di isi data2 baru lagi. :D Okeh mari kita persiapkan langkah-langkah untuk me-restore / recovery data data yang telah ter-format tersebut.
Berikut Persiapan yang harus anda lakukan :
1. Download testdisk dari sini. di situ tersedia untuk berbagai macam platform dan media recovery. Saya menggunakan linux, jadi saya download yang ini
2. Siapkan Partisi yang cukup besar untuk menaruh hasil recovery data. Bisa juga menggunakan Hard Disk Portable kalau di rasa perlu.
3. Sedikit pengetahuan mengenai Command Line (Dikit aja, kebanyakan entar mabok lagi :D )
4. Segelas kopi, bisa juga susu, atau Yoghurt kalau mau. :D
Oke mari kita mulai saja langkah-langkah berikut ini :

1. Extract File hasil Downloadan Testdisk tadi. (karena saya memilih menggunakan linux, jadi lakukan di atas terminal aja biar keren :D )
–> tar -jxvf testdisk-6.11.3.linux26.tar.bz2
2. Masuk ke Folder hasil Extractan tadi
–> cd testdisk-6.11.3/linux/
3. Jalankan aplikasi testdisk ini sebagai root :
–> sudo ./testdisk_static
4. Pilih Create
5. Pilih Device anda
6. Pilih proceed di bawah, enter aja abis itu :D
7. Pilih Intel
8. Pilih Analyze
9. Abis itu kalo di tanya mau cari partisian Windows Vista –> Pilih Yes kalo data yang ke format di Windows Vista, atau jika bukan pilih aja no
10. Nanti Abis itu kamu pilih Quick Search di bawah yah, nanti si testdisk akan nyari partisian kamu sebelum terformat
11. Kalo partisian yang di maksud ga ada alias ga ketemu, jangan berkecil hati, karena emang sering gitu, pilih aja di bawah deeper search, cuma nanti kamu harus nunggu agak lama c, soalnya dia nyari detail bgt partisian sebelumnya ada apa aja. :D
12. kalo udah persis partisian nya apa aja, persis sebelum kamu format, nahhh. tinggal cek aja tuh satu demi satu file system nya, apakah partisian kamu bsia di akses, awas hati2 karena kalo salah mencet bisa2 kamu ulang lagi searchnya dari awal, dan ini memakan waktu lama. :D
13. Cek partisian kamu dengan memiliuh file system nya, make panah aja atas bawah, kalo mau liat data-data dalemnya isinya apa aja, pecet P
14. kalo didalamnya berisi data-data yang ada sebelum kamu format, brarti data-data tersebut bisa kamu selamatkan
15. Kamu pilih yang paling atas aja, kan ada .. sama . (titik titik dan titik) titik satu kali itu menandakan root nya (semua file mau di recobver atau di copy) lalu kamu klik C
16. Pilih tempat kamu dimana mau membackup nya, bisa milih make panah, kanan atau kiri, nanti bisa di taru di tempat yang kamu ingnkan.
17. kalo udah klik Y, dan kamu menunggu proses copy file recovery tersebut
18. Selesai. Mudah bukan? hihihihihihi. Thx to jhopret yang data2nya udah ke format, jadi saya bisa belajar nyelametin data. Hehehehehe


SUMBER : digitoktavianto.web.id
Recovery Data yang TerFormat

Tutorial GRUB 2

GRAND UNIFIED BOOTLOADER 2 (GRUB 2)
  =====================================
cc : Suro Dhemit

1. Pendahuluan
GRUB2 merupaka versi pengembanagan dari GRUB yang secara default akan menjadi bootloader bawaan pada distro ubuntu 9.10. GRUB2 saat ini masih dalam tahap pengembangan. Untuk melihat versi GRUB, anda dapat menggunakan perintah :
$ grub-install -v


2. Perbedaan GRUB2 dengan GRUB
Tidak ada perbedaan mencolok dari segi tampilan menu boot saat pertama kali komputer melakukan booting, kecuali jika dalam komputer tidak ada sistem operasi lain selain ubuntu 9.10, jika kasus ini yang terjadi maka menu bootloader tidak akan muncul dan langsung masuk ke tampilan login. Perbedaan perbedaan lainnya adalah :
Tidak ada file ”/boot/grub/menu.lst”. Diganti menjadi file ”/boot/grub/grub.cfg”.
Tahan/tekan tombol SHIFT untuk menampilkan menu yang dihidden saat proses booting (versi sebelumnya menggunakan ESC).
Tidak ada perintah”find /boot/grub/stage1″ pada prompt GRUB, Stage 1.5 juga telah dihapus.
File menu utama, ”/boot/grub/grub.cfg” tidak dimaksudkan untuk diedit, bahkan oleh ‘root’.
”grub.cfg” akan ditulis ulang setiap kali di update, sebuah kernel ditambahkan/dihapus saat user menjalankan perintah `update-grub` *
User dapat menggunakan file kustom, ”/etc/grub.d/40_custom”, untuk menambahkan entri sistem operasi lain, file ini tidak akan ditulis ulang.
File konfigurasi utama untuk mengganti menu tampilan adalah ”/etc/default/grub”.
Ada banyak file untuk mengkonfigurasi menu utama selain – ”/etc/default/grub” dan seluruh file didalam folder ”/etc/grub.d/”.
Sistem operasi lain seperti windows akan dikenali secara otomatis, dan ditambahkan kedalam menu.
Semua perubahan yang dilakukan tidak akan berpengaruh sampai perintah `update-grub` dijalankan.
Notes: untuk mengupdate menu GRUB2 perintah sudo update-grub akan digunakan sepanjang tutorial ini, perintah tersebut sebenarnya akan menjalankan perintah grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg. Hasil dari eksekusi perintah tersebut akan ditampilkan pada layar menu saat booting.

Tutorial GRUB 2

Rabu, Oktober 26, 2011

GPG error ‘NO PUBLIC KEY FOUND’

Jika ada pemberitahuan error pada saat update, seperti terjadi pada ubuntu Saya, dan mungkin juga terjadi pada Anda, gak usah bingung, mungkin tulisan ini bisa menjadi alternatif.
jika kita melakukan update
root@jack-Pentest/home/jack# sudo apt-get update && upgrade
pada baris terakhir ada pemberitahuan GPG error:
............................

Reading package lists... Done
W: GPG error: http://ppa.launchpad.net maverick Release: The following signatures couldn't be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY A8AA1FAA3F055C03
W: You may want to run apt-get update to correct these problems
Solusinya adalah:
$sudo apt-key adv --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv-keys <nomor yang error>
kalau error seperti di atas menjadi:
$sudo apt-key adv --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv-keys  A8AA1FAA3F055C03
ketikkan password root Anda jika diminta..
$sudo apt-get update

Tambahan: Cara ini bisa digunakan di ubuntu lucid dan maverick
 
gpg --keyserver pgpkeys.mit.edu --recv-key  A8AA1FAA3F055C03
gpg -a --export A8AA1FAA3F055C03 | sudo apt-key add -
 
Semoga bermanfaat
 

GPG error ‘NO PUBLIC KEY FOUND’